kapan seseorang dikatakan telah “mati” ?
saat jantung berhenti berdetak?
saat timah panas menembus dada?
saat tajamnya pedang menebas batang leher?
atau saat ruh berpisah dengan raga?
Masih banyak lagi hal-hal yang dapat mengakibatkan kematian, namun menurut Saya kematian sebelum mati dapat saja terjadi. Hidup seakan tiada berarti lagi, ingin hidup namun tak sanggup menahan penderitaan, ingin mati tetapi takut akan kematian. Apa yang sebenarnya terjadi dengan diri yang mati sebelum mati?
Menurut Saya seseorang dapat dikatakan mati adalah saat ia “dilupakan“. Baik dilupakan oleh keluarganya, shabat-sahabat terbaiknya. orang-orang terdekat, dan semua yang dicintai serta disayanginya. walupun diri kita masih terlihat dapat berdiri tegar di atas bumi ini, namun apalah artinya bila orang-orang yang selama ini kita cintai pergi melupakan kita. Mustahil rasanya hidup di dunia ini tanpa cinta. Cinta lah yang memberi kehidupan, cinta lah yang membawa kedamaian, cinta juga yang selalu diagung-agungkan oleh setiap manusia seantero dunia. Lalu apa lah artinya hidup tanpa cinta?
Bagaimana menurut Anda?
Beh tahi palat lalu bog, napa ini. mustu mnyambati blog ku, , ,
km dak mngibarkan bendera perang kah???
gagagagak…..
orang te jgn kytu bpnder dblog. . . tai
Oleh: randy on Mei 21, 2008
at 2:58 pm
ya mati noooooooo………mangaramput aj.jambu banar buruk masam ha pulang
Oleh: helmi hakim on Juni 14, 2008
at 4:14 am
bah jangan kaya itu wan kakawanan, kasian inya dak jadi seorang penulis handal jua tuh….
Hidup tanpa cinta berarti JOMBLO….hahahahahahaha
Oleh: budimeeong on Juni 27, 2008
at 9:57 am
Eiy yadi..cinta tu hanya salah satu bagian dari hidup. memang benar cinta bisa bikin hidup kita indah, tapi ingat tujuan akhir dari hidup kita. jangan terlena akan candu dari cinta…tetap semangat & tambahi tulisannya lagi lah…gue tunggu tuliSAN LOE SELANJUTNYA…..
Oleh: rizal619 on Juni 27, 2008
at 1:57 pm