Oleh: y4die | Mei 29, 2008

Ada Apa Dengan Kebangkitan Nasional?

Sejak awal abad 20, bangsa kita Indonesia memasuki masa nasionalisme, masa yang dimana tumbuh paham-pahamyang menjunjung tinggi pada kesetiaan negara dan bangsa. Nasionalisme yang dialami bangsa Indonesia pada abad ke-20, sebenarnya merupakan pengaruh yang terjadi secara tidak langsung dari nasionalisme yang terjadi di Eropa pada abad 17. Di Eropa saat itu terjadi gerakan-gerakan yang muncul dari golongan borjuis (bangsawan) dan didukung golongan intelektual yang berjuang untuk membebaskan diri dari tekanan golongan feodal dan penguasa. Kejadian tersebut dikenal dengan Revolusi Industri. Nasionalisme yang terjadi lewat Revolusi Industri memunculkan imperialisme, yang pada akhirnya dialami oleh bangsa Indonesia karena dijajah oleh Belanda.

Semangat nasionalisme yang tumbuh memunculkan berbagai pergerakan nasional yang pada dasarnya bertujuan untuk mencapai kemerdekaan. Kemerdekaan yang dimaksud bukan hanya dalam bidang politk tetapi juga dalam berbagai bidang kehidupan lainnya. Pergerakan nasional di Indonesia diawali dengan berdirinya organisasi Budi Oetomo, pada tanggal 20 Mei 1908. Orang-orang dari golongan intelektual merupakan anak keturunan dari golongan bangsawan, seperti bupati dan pejabat birokrat pada masa itu. Pendidikan di Indonesia pada masa itu sangat dibatasi khusunya untuk kaum pribumi, oleh karena itu hanya golongan-golongan tertentu saja yang dapat menikmati pendidikan. Budi Oetomo merupakan embrio nasional karena Budi Oetomo merupakan organisasi yang jelas, bersifat menyeluruh, ada visi dan misi, serta ada tujuannya. Setiap orang tidak dapat menahan atau menghilangkan semangat, oleh karena itu akan ada semangat pergerakan rahasiayang datang kapan saja. Perlawanan atau pergerakan terhadap imperialis muncul karena adanya imperialis itu sendiri. Perlawanan atau pergerakan bukan dibuat oleh tokoh-tokoh pemimpin dari pergerakan tersebut, fungsi tokoh tersebut hanya untuk menunjukan jalan atau menentukan caranya saja.

Jika dibandingkan masa sekarang dengan masa 1 abad lalu, perjuangan dan pergerakan bangsa Indonesia tentu saja telah mengalami banyak perubahan. Pada 100 tahun lalu, semangat nasionalisme menghinggapi hati dan jiwa rakyat Indonesia untuk bangkit melawan penjajah dan karena pergerakan nasional didasari semangat nasionalisme itu lah maka kita, bangsa indonesia berhasil mencapai puncak kemerdekaan yang direbut dengan susah payah dari tangan penjajah sampai detik ini. Namun apa yang terjadi pada bangsa kita sekarang ini? Entah semangat nasionalime kita kah yang mulai luntur? Atau malah hilang tercecer diantara rentang waktu 100 tahun lalu. Bangsa kita sekarang ini didera berbagai masalah, mulai dari yang kecil sampai yang besar, mulai dari korupsi sampai kasus pelanggaran HAM, mulai dari tingkat RT sampai tingkat eksekutif dan berbagai masalah lain yang bila dibahas tentu akan memusingkan kepala. Seratus tahun kebangkitan nasional merupakan momentum untuk menyalakan kembali api semangat nasionalisme yang dulu pernah berkobar-kobar sewaktu mengusir penjajah dari bumi Indonesia. Pada masa sekarang ini, dimana kita tidak lagi hidup untuk melawan pejajah, tentunya akan memudahkan kita untuk mengisi kemerdekaan ini. Namun apa yang terjadi keliatannya bertolak belakang denag apa yang kita harapkan. Rakyat Indonesia mulai mengalami krisis diberbagai bidang, yang tidak lain dan tidak bukan disebabkan oleh perilaku bangsa kita sendiri yang seolah melupakan sejarah perjuangan masa lalu. Semangat nasionalisme mulai luntur digantikan paham-paham yang mengaburkan cita-cita dan arah tujuan bangsa. Bisa dibilang perjuangan yang harus dilakukan oleh bangsa Indonesia sekarang ini lebih rumit dari pada perjuangan melawan penjajah 100 tahun lalu, karena apa? Karena bangsa Indonesia sekarang ini sedang berjuang melawan dirinya sendiri ditengah berbagai masalah yang yang melanda. Bangkit lah Indonesia !!


Tanggapan

  1. We love Indonesia!


Beri tanggapan

Your response:

Kategori